Ibumu, Ibumu, Ibumu

/

/

Ibumu, Ibumu, Ibumu

Eko Suwarsono Avatar
Share this…

Jangan sekali-kali membuat kedua orang tuamu marah hanya untuk menyenangkan orang lain. Sebab orang lain tidak menghabiskan hidup mereka untuk membangun hidupmu.

Sedangkan kedua orang tuamu telah menjadikanmu seperti seorang raja di masa kecilmu, maka jadikanlah mereka seperti raja di masa tua mereka.

Dari Mu’awiyah bin Haidah Al Qusyairi radhiallahu’ahu, beliau bertanya kepada Nabi:

يا رسولَ اللهِ ! مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ : قال : أُمَّكَ ، قُلْتُ : مَنْ أَبَرُّ ؟ قال : أباك ، ثُمَّ الأَقْرَبَ فَالأَقْرَبَ

“Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad)

(HR. Muslim no. 2669).

Di posting oleh:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *